Jumat, 14 Desember 2012

Cara Budidaya Ikan Arwana - Arwana Fish

CARA BUDIDAYA IKAN ARWANA - ARWANA FISH


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan arwana
1. kolam
pemeliharaan induk arwana baiknya dikerjakan di kolam. tanah. lokasi buat kolam butuh mempetimbangkan :
tanahtype tanah yang baik yaitu tanah nat berlempung yang bisa menahan air serta beri dukungan perkembangan pakan alami.

topografi
perbedaan derajat kemiringan pada saluran pemasukan serta pengeluaran maksimal 1%.

air
suplai air yang mencukupi mutu, jumlah serta kontinuitas yang diperlukan.

kolam yang ideal berupa persegi panjang dengan ukuran sekurang-kurangnya 10x10m2. persiapan kolam sebelum saat tanam yakni :
pengeringan kolam sampai basic retak-retak
pembalikan basic kolam, perbaikan pematang
pengapuran dengan dosis 50-100 gram/m2
perngisian air setinggi 100 cm

hujan deras bisa menyebabkan pergantian mendadak mutu air. buat menghindar kematian ikan, ubah air ( sesudah hujan berhenti ) sekurang-kurangnya 30% dari total volume air.

2. akuarium
untuk jadikan budidaya ikan arwana hias, arwana bisa dipelihara didalam akuarium. dengan umum, makin besar ukuran akuarium dapat makin baik, lantaran arwana membutuhkan area gerak yang cukup luas. ukuran akuarium sekurang-kurangnya 3 kali dari panjang ikan dengan lebar 1. 5 kali panjang ikan. akuarium diletakkan di area yang jauh dari masalah, buat hindari stress pada ikan. tutup akuarium dengan tutup yang rapat serta kuat lantaran arwana bisa melompat atau mendorong tutup ke luar akuarium.

sesudah arwana berusia 4 bln., pemeliharaan mulai dikerjakan dengan terpisah pada akuarium ukuran 75 x 45 x 45 cm buat hindari perkelahian antar ikan. pemeliharaan 2-3 ekor arwana didalam satu akuarium butuh dihindari, mengingat karakter agresif dapat mengakibatkan perkelahian. tetapi diperbolehkan pemeliharaan 6 ekor sekalian, lantaran karakter agresif arwana jadi amat berkurang.

buat merangsang keluarnya warna yang bagus serta pembentukan kromatofora, butuh diberikan pencahayaan buatan sekurang-kurangnya 10-12 jam /hari. jauhi penyalaan lampu dengan mendadak, yang dapat mengakibatkan panik, hingga ikan menabrak kaca atau benda yang lain didalam akuarium serta ikan jadi terluka. manipulasi pencahayaan kerap bisa menyebabkan pantulan warna ikan dengan tambah baik. tempatkan lampu dibagian depan akuarium, serta set sudut reflektor sedemikan rupa hingga dapat berikan pantulan yang maksimal. banyak pilihan lampu dijual dipasaran dengan spektrum beragam, lampu berspektrum penuh dapat dengan alamiah memantulkan wama-warna alami dari ikan.

pada saat 6-7 bln. sesudah ikan bisa berenang bebas, ukuran meraih 20-25 cm serta bisa di pasarkan.
perawatan akuariurn untuk jadikan karnivora, arwana dapat menghasilkan kotoran didalam jumlah relatif banyak dengan kandungan unsur nitrogen tinggi. oleh lantaran itu, kandungan amonia, nitrit, serta nitrat didalam akuarium arwana kerap kali jadi problem.

penggantian air dikerjakan buat melakukan perbaikan mutu air yang sudah menurun disebabkan banyaknya kotoran ikan. oleh lantaran itu didalam penggantian air yang memakai sistem siphon ( memakai selang air ) sekalian buat mengeluarkan sisa-sisa kotoran ikan serta juga kotoran yang menempel pada kaca. penggantian air cukup dikerjakan 2 atau 4 minggu sekali serta tak perlu semua air diganti namun cukup sebanyak 30-50 persen dari total air. butuh di perhatikan bahwa suhu serta ph air pengganti mesti relatif sama juga dengan air akuarium. jauhi terjadinya fluktuasi mutu air waktu lakukan penggantian air. 

Berbarengan dengan penggantian air dikerjakan juga pembersihan media filter mekanik yang dipakai. pakan hidup adalah type pakan utama untuk arwana yang terhitung karnivora. pakan yang didapatkan sebaiknya beragam buat menekan efek kekurangan gizi spesifik. lebih dari satu type pakan yang kerap diberikan pada arwana yaitu ikan hidup, udang hidup, potongan udang segar, potongan daging ikan segar, serangga ( jangkrik, kecoa, kelabang ), cacing/ulat ( cacing sutera, cacing tanah, cacing darah, ulat hongkong ) serta kodok. pemakaian pakan hidup butuh didahului dengan tindakan karantina yang memadai buat hindari masuknya bibit penyakit. terlebih pakan hidup yang berasal atau hidup didalam air, layaknya udang, ikan, atau kodok. jauhi berikan serangga atau kodok mati, jika anda meyakini benar tidak datang dari area tercemar insektisida.

sebelum saat berikan pakan hidup, bagian-bagian tubuh pakan yang diperkirakan bisa melukai mulut ikan dibuang terlebih dulu. layaknya kaki belakang kecoa serta jangkrik, atau rostrum ( duri pada kepala ) udang. bisa juga pakan hidup tersebut dilemahkan sebelum saat diberikan pada ikan, supaya tidak terjadi “kejar-mengejar” berlebihan didalam area akuarium yang sempit. arwana yang alami kelebihan pakan didalam waktu lama, dapat kehilangan nafsu makan sepanjang sekian hari apalagi lebih dari satu minggu.

pakan buatan adalah hasil ramuan dengan komposisi yang memenuhi keperluan gizi untuk perkembangan arwana dengan langkah melatih serta membiasakan supaya arwana akan memakannya.
tehnik pemisahan skala kecil di kolam semen

1. pemeliharaan induk
induk dipelihara didalam kolam berukuran 5 x 5 m dengan kedalaman air 0, 5-0, 75 m. kolam ditutup plastik setinggi 0, 75 m buat menghindar lompatan ikan. tempat pemijahan dibangun di sudut perkolaman serta ditambah dengan lebih dari satu kayu gelondongan buat berikan kesan alami. batu serta kerikil dihindari lantaran bisa melukai ikan atau bisa tercampur pakan dengan tidak sengaja. kolam pembesaran dibangun di area tenang serta ditutup sebagian, serta dijauhkan dari cahaya matahari segera. induk dipelihara didalam kolam pembesaran sampai meraih masak gonad.

pengelolaan mutu air
mutu air dijaga supaya mendekati lingkungan alami arwana yakni ph 6, 8-7, 5 serta suhu 27-29 c. penggantian air dikerjakan sejumlah 30-34% dari total volume dengan air deklorinisasi.

pemberian pakan
keseimbangan gizi amat perlu untuk kematangan gonad serta pemijahan. induk diberikan pakan beragam memiliki kandungan kandungan protein tinggi. pakan diberikan tiap-tiap hari didalam wujud ikan/udang hidup atau runcah, serta ditambah pelet dengan kandungan protein 32 persen. jumlah pemberian pakan /hari yaitu 2 persen dari bobot total tubuh.

kematangan gonad
masak gonad terjadi pada umur 4 th. dengan panjang tubuh 45-60cm.
pemijahan terjadi selama th., serta meraih puncaknya pada bln. juli serta desember. induk jantan di alam dapat melindungi telur yang telah dibuahi didalam mulutnya sampai 2 bln. saat larva mulai bisa berenang.
arwana betina memiliki ovarium tunggal memiliki kandungan 20-30 ova besar dengan diameter rata-rata 1, 9 cm dengan kematangan berbeda-beda. induk jantan dewasa juga memiliki sesuatu organ vital menyerupai testis.

pembedaan kelamin
juvenil sukar dibedakan type kelaminnya. perbedaan dapat nampak sesudah ikan berukur 3-4 th..
pembedaan type kelamin diketahui lewat wujud tubuh serta lebar mulut. arwana jantan memiliki tubuh lebih langsing serta sempit, mulut semakin besar serta warna lebih mencolok dari pada betina. mulut yang melebar dengan rongga besar dipakai buat tujuan inkubasi telur. perbedaan lain yaitu ukuran kepala jantan relatif semakin besar, karakter lebih agresif terhitung didalam perebutan makanan.

rutinitas pemijahan
perilaku arwana amat unik sepanjang masa pengenalan lain type. waktu ini berlangsung sepanjang lebih dari satu minggu atau bln. sebelum saat mereka mulai jadi pasangan. perihal ini bisa diamati pada saat malam, saat ikan berenang mendekati permukaan air. arwana jantan mengejar betina sekeliling kolam, kadang-kadang pasangan membentuk lingkaran ( hidung menghadap ke ekor pasangan ).
lebih kurang 1-2 minggu sebelum saat pemijahan, ikan berenang bersisian dengan tubuh seling melekat. terjadi pelepasan sebanyak telur berwarna jingga kemerahan, jantan membuahi telur serta lantas menghimpun telurdi mulitnya buat diinkubasi sampai larva bisa berenang serta bertahan sendiri. diameter telur 8-10 mm serta kaya dapat kuning telur serta menetas lebih kurang 1 minggu sesudah pembuahan. sesudah penetasan, larva muda hidup didalam mulut jantan sampai 7-8 minggu sampai kuning telur diserap total. larva lepas dari mulut serta jadi mandiri sesudah ukuran tubuh 45-50 mm.

2. panen larva
inkubasi telur dengan normal yaitu membutuhkan 8 minggu. buat memperpendek waktu, telur yang telah dibuahi bisa dikeluarkan dari mulut pejantan 1 bln. sesudah pemijahan. induk jantan ditangkap dengan amat hati-hati dengan jaring halus lantas diselimuti dengan handuk katun yang basah buat hindari ikan memberontak serta terluka.
buat melepas larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut serta tubuh ditekan mudah. larva dihimpun didalam wadah plastik serta diinkubasikan didalam akuarium. jumlah larva yang bisa meraih 25-30 ekor.
tehnik pembenihan
sesudah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasikan didalam akuarium berukuran 45x45x90 cm. temperatur air 27-29 °c memakai pemanas thermostat. oksigen terlarut 5 ppm ( mg/ i ) memakai aerator bukaan kecil.
buat menghindar infeksi disebabkan penanganan larva, didalam air dilarutkan acriflavine 2 ppm. memakai tehnik pembenihan in vitro ini, survival rate ( sr ) yang didapat sampai step ikan bisa berenang yaitu 90-100 persen.
sepanjang periode inkubasi, larva tak perlu diberikan pakan. lebih dari satu minggu pertama sepanjang kuning telur belum habis, umumnya larva nyaris senantiasa ada pada basic akuarium. larva mulai berenang ke atas bertahap saat ukuran kuning telur mengecil. pada minggu ke delapan, kuning telur nyaris terserap habis hingga larva mulai berenang ke arah horizontal. pada step ini, pakan hidup pertama mesti mulai diberikan buat menghindar larva saling saat ukuran larva meraih 8, 5 cm atau berusia 7 minggu, kuning telur terserap dengan penuh serta larva bisa berenang bebas.
pemeliharaan larva
tambahan pakan hidup yang bisa diberikan layaknya cacing darah atau anak ikan yang ukurannya cocok bukaan mulut arwana.
larva yang sudah meraih panjang 10-12 cm bisa diberikan pakan layaknya udang air tawar kecil atau runcah buat mengimbangi kecepatan tumbuhnya.

tehnik transportasi
arwana apabila gelisah mudah sekali lakukan “jumping” atau menabrak-nabrak. apabila satu saja sisiknya terlepas dapat tampak kurang indah. juga dapat menyebabkan sirip robek serta patah.
tubuh yang rusak dapat alami regenerasi, tetapi barangkali juga jadi cacatdan kurangi keindahan tampilan, terlebih ada perihal yg dapat jadi parah luka-lukanya ( contohnya infeksi, perkembangan bekas luka yg lambat/delay ). buat itu arwana butuh dilumpuhkan supaya tidak bisa berontak didalam proses perpindahan antar akuarium ataupun transportasi jarak jauh. dosis pembiusan diatur sedemikian rupa bergantung kepentingan. buat transportasi jarak jauh, arwana dilumpuhkan gara tidak bisa berontak tetapi tidak sampai terbalik serta masih dapat berenang. perpindahan antar arwana akuarium memakai dosis mudah, yang perlu arwana tidak bisa berontak.

persiapan pre-anestesi :

puasakan arwana sepanjang 1-2 hari.

lama puasa bergantung ukuran tubuh, type serta rutinitas arwana buang kotoran ( lancar atau tidak ). makin besar ukuran arwana jadi makin lama waktu puasa, buat hindari arwana muntah atau mengeluarkan kotoran. buat arwana berukuran kecil (

siapkan air tampungan yang telah teraerasi sekurang-kurangnya 24 jam.

keadaan arwana tidak alami masalah pernapasan, tidak ditemukan kelainan pada tutup insang.

alat serta bahan :
plastik dengan lebar selama badan arwana.
wadah bak buat area kantong plastik yang diisi arwana
air segar, air yang sudah diaerasi yg memenuhi sekurang-kurangnya 24 jam. jauhi beberapa bahan kimia lain yang terlarut.
bahan : aquadine” cair

prosedur proses :

tangkap arwana didalam akuarium dengan tenang kantong plastik.

masukkan cairan bius didalam plastik kurang lebih 1 cc/lt.

apabila telah tampak tidak dapat melompat, angkat kantong plastik.

cermati apakah butuh ditambahkan lagi cairan bius buat
turunkan kesadaran sampai arwana jadi terbalik, menunggu reaksi bius lebih dari satu menit.

jaga arwana senantiasa tenggelam didalam air, buat hindari kembung.

apabila telah tidak berontak, cermati gerakan tutup insang mesti tampak bergerak. ( kurun waktu kurang dari 5 menit, arwana mulai gelisah serta kehilangan keseimbangan serta sedikit bergerak. lantaran bagian tubuhnya yg berat ada dibagian atas, jadi arwana mulai terbalik. badannya mulai kaku/ kejang. cermati gerakannya, terlebih gerakan insang yg tunjukkan masih adanya usaha buat bernapas.

buat kepentingan photo serta pengukuran, angkat ke area yang sudah disiapkan serta kerjakan secepat barangkali, apabila terlampau lama di luar air dapat kembung.

paska pembiusan :
masukkan kembali ke didalam akuarium dengan air yang tidak memiliki kandungan bahan kimia lain. jaga dibawah kucuran air, didalam air dekat permukaan.
arwana mulai siuman, jaga jangan sempat terbentur benda-benda di sekitarnya.
 
dampak samping :
obat bius tanpa pengenceran yang tentang sisik arwana mengakibatkan iritasi selaput lendir serta menyebabkan alergi pada sebagian orang.
 
apabila arwana kembung, dapat disediakan larutan daun ketapang kering yang tua dituangkan didalam akuarium, suhu dinaikkan level air direndahkan. arwana yang kembung dicirikan tidak bisa menyelam ke dasardan berenang nungging.

apabila pembiusan terlampau didalam cara berternak ikan arwana umumnya gerakan tubuh mulai jarang, gerakan insang juga demikianlah. pembiusan lebih didalam lagi dapat kurangi kekejangan otot, waktu tersebut insang juga tak ada gerakan, ikan ada pada posisi mengambang. buat menanganinya imbuhkan air segar buat mengencerkan dosis obat bius atau di ceburkan ke tank bersih di bawah kucuran air.

Search : cara budidaya ikan arwana
cara budidaya ikan arwana super red
cara budidaya ikan hias arwana
cara pemeliharaan ikan arwana
cara budidaya ikan arwana super red
cara budidaya ikan arwana
cara budidaya ikan hias arwana
cara pemeliharaan ikan arwana
cara budidaya ikan hias arwana
cara budidaya ikan arwana super red
cara budidaya ikan arwana super red

Anda sedang membaca artikel tentang Cara Budidaya Ikan Arwana - Arwana Fish dan anda bisa menemukan artikel Cara Budidaya Ikan Arwana - Arwana Fish ini dengan url http://www.rezkyutama.com/2012/12/cara-budidaya-ikan-arwana-arwana-fish.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Cara Budidaya Ikan Arwana - Arwana Fish ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Cara Budidaya Ikan Arwana - Arwana Fish sumbernya.


Artikel Terkait:

0 comments:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 rezkyutama | Contact Us | Privacy Policy